Pergantian Tahun
Malam pergantian tahun.
Lihatlah semua orang sibuk mempersiapkannya. Entah apa yang dipersiapkan. Banyak cara yang dilakukan untuk menyambutnya. Berkumpul bersama keluarga,teman atau kerabat. Begitupun aku yang mencoba menikmatinya tanpa kamu disisi.
Malam ini aku berkumpul bersama mereka yang ku sebut teman lama. Bahkan ada yang baru ku kenal. Lihatlah,aku tertawa bersama mereka,bercanda. Namun apa kau tahu? Canda itu terasa kosong. Ya, candaku malam ini ingin ku persembahkan untukmu. Tapi, hei, jarak, apa dayaku?
Kami terpisah beribu kilometer. Ah, betapa menyebalkan. Harus ku tahan lagi rindu untuk momen seperti ini.
Hei, apa kau disana juga merasakan kekosongan? Ah, aku hanya menerka.
Malam ini aku duduk diatas tembok pagar menatap ujung jalan yang lengang. Lihatlah, tumbuhan dan langit masih saja mencoba menggoda, menghiburku, berkata bahwa kau juga sedang bahagia jadi aku pun harus bahagia. Namun, alam bawah sadarku terus mewujudkan hadirmu di hadapanku. Melihatmu sedang tertawa usil.
Tapi aku paham kosong itu masih saja menggelayut. Karena nyatanya kau tidak disini.
Ah, mungkin saja waktu sedang mengajariku cara terbaik menahan rindu. Dan hei, rindu sejenaklah tau diri tak merengek hingga kau bertemu lagi dengan kepinganmu.
Sampai jumpa, rindu...
Komentar
Posting Komentar